Hampir seminggu ini ia mengabaikan saya.
Mengacuhkan, meski saya sudah mencari perhatian.
Sedih.
Yang paling menyakitkan adalah saya merasa kehilangan seorang kakak lelaki. Yang biasa selalu merespon, memberi perhatian, dan menghibur. Namun biarlah, mungkin memang harus begitu agar saya bisa melupakannya.
Saya rindu kamu.
Saya cinta kamu.
Tapi saya tahu, saya tidak akan pernah memilikimu.
Dan mungkin saya harus belajar untuk kehilanganmu.
Sebagai pujaan, maupun sahabat.
Advertisement




kata mereka