one in a million

25 11 2008

barusan saya dapat kabar mengenai kepastian sebuah project. saya akhirnya ikut terlibat, meski sebelumnya diragukan dengan alasan pilihan religi. anehnya, saya baru tahu kalau yang berkeberatan hanyalah seorang individu. individu2 lainnya tidak masalah, secara institusi pun nggak masalah.

saya dan teman yang beragama beda pun hanya tertawa2 saja. kali ini bukan tertawa miris, tapi betulan tertawa.

masih ada ya, orang2 seperti itu di area yang sangat plural ini?


Actions

Information

Leave a comment