preambule

28 10 2007

Percaya atau tidak, saya sudah duduk cukup lama di depan layar monitor pc saya, tapi tetap tidak tahu ingin menulis apa. Bukan tidak tahu, tapi saya bingung ingin menulis apa lagi, karena ini bukan blog pertama saya. Blogger, Friendster, dan Multiply sudah lebih dahulu mencuri perhatian saya dalam dunia tulis-menulis di lingkungan maya ini. Jadi ketika saya harus kembali menulis di sini, saya bingung harus menulis apa lagi.

Sebenarnya ini bukanlah WordPress pertama saya. Sudah ada account yang mendahului, tapi saya lupa Username dan Password saya. Hehehe… Barangkali admin WordPress sudah dari jauh hari memutuskan untuk mematikan account saya itu.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mengapa saya tetap membuka account di situs ini, padahal blog saya di Friendster dan Multiply masih aktif? Hmm, tidak tahu juga. Satu-satunya alasan yang paling masuk akal adalah saya ingin bisa menulis dengan bebas, mengingat account di Friendster dan Multiply cukup sering dibuka oleh orang-orang tertentu, yang bisa jadi memberikan penilaian kurang mengenakkan mengenai tulisan saya. Alhasil, saya harus sering-sering mengedit atau menghaluskan kalimat saya, yang sebenarnya cukup kasar ini. Hahaha… Herannya, saya berniat untuk meng-’go public’-kan account WordPress saya ini. Lohhh… Berarti tetap nggak bisa bebas, kan?! Hehehe… Hidup saya memang penuh kontradiksi.

Jadi begitulah perkenalan singkat saya. Masih belum tahu apa yang akan saya tuliskan di sini. Bisa jadi penuh basa-basi nggak penting, bisa jadi terlalu serius sehingga Anda muak membacanya, bisa jadi se-cheesy cerita teenlit khas anak muda. Tidak menutup kemungkinan juga Anda menjadi sakit perut karena tertawa lebar atau mata Anda perih karena menangis terharu. Seperti sudah saya katakan sebelumnya, sekaligus wanti-wanti, hidup saya penuh kotradiksi.

Anda tertarik? Sudi kiranya mampir dan membaca halaman-halaman maya ini. Anda bosan dan tidak tertarik? Nggak masyalah, saya masih tetap bisa hidup tanpa Anda.

Anda pikir saya sinis? Masak sih? Justru saya adalah orang yang sangat hangat dan sentimentil. Saking sentimentilnya, saya menaruh gambar kedua mata saya di bagian paling atas blog ini, maksudnya agar Anda bisa melihat jauh ke dalam diri saya dan memperkirakan orang seperti apa saya ini. Konon mata adalah jendela yang membatasi dunia luar dan dunia dalam seseorang. See? Cukup sentimentil bukan? Atau chessy? Hahaha… Itu memang beda tipis.

Salam,

Mels


Actions

Information

Leave a comment